How lucky I am to have you. - Chapter 1 - Deeetznoets (2024)

Chapter Text

"Arghh sial, mengapa karakter gameku mati terus menerus? Padahal aku sudah cukup level untuk membunuh frosting tree sialan ini." Suara mencibir terdengar dari seorang perempuan bersurai pirang berkata biru laut. Naruto —namanya— sedang frustasi tidak bisa mengalahkan bos dunia untuk mendapat barang yang dijatuhkannya untuk meningkatkan karakter game yang sedang dia mainkan.

"Mengapa kamu tidak meminta bantuan di chatroom discord Naruto?" Suara tenang terdengar di belakang Naruto yang membuat punggung Naruto tegak.

"Astaga kau membuat ku terkejut Sakura-chan." Naruto menghela nafas lega melihat teman masa kecilnya masuk ke kamar. Dia melirik ke belakang dan tersenyum bahagia melihat Sakura membawa makanan.

"Ini buatmu," Sakura tersenyum kemudian menyerahkan bungkusan makanan. Naruto mengucapkan Terima kasih dan membuka makanannya. Sebelum makan, dia menjawab pertanyaan Sakura yang tidak terjawab.

"Hm.... Aku ingin meminta bantuan sebenarnya tapi belum melakukannya karena kau mengejutkanku."

Sakura mendengus lalu melirik permainan online yang sedang dimainkan oleh Naruto. Game online yang sedang populer akhir-akhir ini, game yang memadukan open world dan gacha. Dia tidak tahu mengapa Naruto memainkan game ini, karena untuk mendapatkan karakter, harus mencari harta karun yang hadiahnya primogems dan setelah menghasilkan 1600 primogems,baru bisa gacha di karakter yang disukai.

Jangan salah paham, Sakura pernah memainkannya tetapi dia terlalu lelah menjelajahi peta permainan sehingga dia tidak lagi main, mengabaikan tangisan palsu Naruto yang melihatnya berhenti bermain.

Sakura tahu game Gacha hanya menghamburkan uang demi mendapatkan karakter yang diinginkan. Alasan kedua mengapa dia berhenti memainkannya selain kelelahan. Sakura sudah beberapa kali mengingatkan Naruto untuk berhenti bermain tetapi Naruto sangat keras kepala dan memutuskan tidak akan ikut campur lagi.

Naruto lebih kaya dari Sakura sehingga dia menutup mata melihat Naruto menghamburkan duitnya untuk game.

Menyebalkan sekali huh

"Mungkin ada AR tinggi bisa membantuku mengajarkan bagaimana build karakter yang bagus. Aku tidak tahu mengapa karakter yang aku mainkan begitu payah." gumam Naruto kesal, dia menaruh bungkusan makanan di sebelah keyboard, kemudian mengetik sesuatu di chatroom yang bertulisan coop Genshin Impact.

VixenNaru

Hei kawan, adakah yang bisa membantuku mengalahkan Frosting Tree? Aku masih AR kecil dan aku baru memainkan game ini, mungkin sekalian mengajariku bagaimana cara karakter gameku kuat? @CoopGS⚔️

FlowerIn

Maaf Naru, aku tidak bisa membantumu. Toko bungaku sedang ramai dan cukup kacau disini.

VixenNaru

Tidak apa-apa Ino, kembalilah bekerja, bung.

Hinata

Aku bisa membantumu tetapi bisanya malam hari, Naru. Apakah tidak apa-apa?

VixenNaru

Maafkan aku Hinata, malemnya aku mau main game HOK bersama temanku.

Hinata

Tidak apa-apa Naru. Aku mengerti, bisakah aku ikut bermain juga? Aku ingin menaikkan rank ku ke gold.

VixenNaru

Tentu saja kau bisa ikut, Hinata-chan.

PakkunWolf

Aku bisa membantumu sekalian mengajarkanmu Naru. Sever dimana dan AR berapa?

VixenNaru

Keren!! Server Asia dan AR 35. Bisakah kita bermain sekarang?

PakkunWolf

Tentu bisa. Id ku 800038199

VixenNaru

Ini Id gameku 840260103, lalu bisakah kita mengobrol di Voice? Jika kamu tidak nyaman dengan ngobrol langsung di voice, jangan sungkan bilang kepadaku!

PakkunWolf

Baiklah, tapi jangan di sini, di chat pribadi saja.

VixenNaru

Oki doki!!

Sakura tersedak melihat siapa yang membantu sahabatnya. Naruto melirik bingung, bertanya-tanya mengapa wajah Sakura seperti habis menghisap lemon.

"Ada apa denganmu Sakura-chan?" Tanya Naruto bingung, tidak biasanya wajah Sakura yang masam.

"Walaupun aku jarang muncul di grup discord tapi aku tahu dia, Naruto. Apakah kamu tidak tahu?"

"Ah iya, aku hanya tahu bahwa dia pendiam dan jarang berinteraksi dengan orang-orang di grup?" Ucap Naruto dengan nada tidak yakin.

Sakura menggelengkan kepalanya melihat keberuntungan yang diperoleh sahabatnya. PakkunWolf terkenal karena dia adalah whales, sekaligus ahli dalam banyak permainan. Dia jarang berinteraksi dengan orang lain, hanya membantu orang-orang tanpa menerima bermain sambil Voice. Banyak orang-orang di grup ini yang menyukainya karena dia jago dan kaya, tidak hanya itu, mereka juga penasaran bagaimana suara yang dikeluarkan oleh Pakkun. Karena banyaknya yang ingin bermain dengan Pakkun, sekedar mengobrol di ingame untuk dekatnya atau menyatakan perasaan yang tidak ada hubungannya dengan game yang membuat Pakkun jarang muncul dan tidak pernah membantu lagi.

"Sebelum kamu masuk ke grup ini. Walaupun jarang berinteraksi, Pakkun sering membantu banyak orang yang kesusahan dalam game. Tetapi dua tahun yang lalu, banyak yang memintanya untuk bermain bersama tapi tujuannya bukan bermain, cuman pengen deketin dia dan menyatakan perasaan saja. Membuat Pakkun berhenti membantu lagi dan semakin tidak aktif di discord. Aku berpikir dia mematikan notifikasi akunnya untuk tidak online, dan aku terkejut dia membantumu, Naruto."

"Mungkin dia sedang mood membantuku? Tetapi yang membuatku penasaran mengapa dia menerima ajakan voice ku?" Naruto memiringkan kepalanya bingung, tidak yakin alasan PakkunWolf mau menerima ajakannya. Dia tidak pernah dekat dengannya, bahkan jarang melihatnya. Apa mungkin karena dia adalah streaming gamers makanya Kakashi membantu dirinya?

Yah apapun itu, dia hanya ingin bermain genshin impact tanpa live streaming. Dia belum berani membawa game ini karena dia tidak tahu apa-apa. Mungkin dia bisa live streaming saat main game ini walaupun dia tidak ahli. Naruto banyak menonton live streaming Genshin Impact pemula dan menurutnya respon penonton sangat bagus juga membantu.

"Aku yakin walaupun dia menerima ajakanmu, dia tidak bersuara." Sakura menepuk pundak Naruto, menyakinkan si pirang imut.

"Ahhh masuk akal."

Naruto mengangguk paham, tangannya sedang mengetik id game PakkunWolf, setelah selesai menambahkannya sebagai teman, dia memencet profil yang bergambar serigala yang besar. Mungkinkah PakkunWolf memelihara serigala? Dilihat dari namanya sih, pasti dia memeliharanya.

Sakura melirik Naruto yang sedang asik melihat foto profil Pakkun dan menghela nafas. Dia pikir Naruto dan Pakkun akan menjadi sesuatu yang lebih, mengingat PakkunWolf menerima ajakan Voice Naruto.

Karena kau tahu, ini adalah PakkunWolf.. Orang yang jarang berinteraksi dan tidak pernah muncul selama 2 tahun.

Sakura akan tertawa terbahak-bahak jika tebakannya benar bahwa mereka akan memiliki hubungan yang dekat sekali. Apakah ini saatnya Sakura membuat taruhan kepada Sasuke? Mungkin dia bisa menyakinkan bocah emo itu.

Menggelengkan kepalanya saat pikirannya tidak fokus, Sakura melirik jam tangan yang menunjuk jam dua sore. Dia ada janji kencan dengan Lee jam tiga, Sakura harus pulang dan berdandan cantik. Kemudian dia memutuskan pulang dan pamit kepada Naruto yang sedang asik mengetik ke orang lain.

"Hei Naruto, aku pamit dulu. Jangan lupa malam. Ini kamu harus streaming. Kalau tidak salah kamu ingin streaming game HOK yang baru rilis di Global kan?" Sakura mengingatkannya, mata hijau cantiknya melotot ke arah sahabat cantiknya tetapi diabaikan oleh Naruto. Dia berdeham pelan untuk meminta perhatian dari Naruto. Masalahnya jika Sakura tidak mengingatkannya, sahabatnya yang cantik akan melupakan jadwal streamingnya.

Sakura tidak mau menyusun ulang jadwalnya sahabatnya lagi. Terima kasih banyak, Tuhan.

Naruto mendongak mendengar teman masa kecilnya sekaligus manajer yang mengatur hal merepotkan.

"Iyaa, nanti malam aku akan bermain dengan Sasuke dan Hinata. Tidak apa-apa kan mengajak teman?"

"Tidak apa-apa. Jangan lupa menyuruh mereka untuk berbicara dalam voice call discord."

"Bisa diatur itu mah."

"Jangan bertengkar dengan Sasuke." Nada berbahaya dikeluarkan Sakura, matanya menyipit melihat wajah gugup Naruto.

"Ehehehe.... Aku tidak berjanji, Sakura-chan." Naruto tertawa gugup, dia mengalihkan mukanya ke kiri tanpa melihat wajah Sakura yang menakutkan. Mana ada dia dan Sasuke tidak bertengkar? Pastilah dia akan dikatain saat melakukan kebodohan di dalam game, Naruto pun akan membalas ejekannya ketika Sasuke juga melakukan hal yang sama.

Sakura menghela nafas lelah, tangan kanannya memijat kening, berusaha menghilangkan pusing yang melanda kepalanya.

"Jangan mengatakan kata-kata jorok. Banyak anak SMP dan SMA yang menonton Streaming kamu loh."

"Baik. Nanti aku ingatkan Sasuke," Ucap Naruto sembari mengetik sesuatu ke chat pribadi Pakkun. Sakura menepuk bahu Naruto untuk pamit pergi dan keluar dari kamarnya.

Tangan Naruto mengambil mouse dan mengklik icon panggilan ke Pakkun. Setelah diterima, dia menyapa Pakkun dengan gembira.

"Halo Pakkun. Panggil aja Naru, ini pertama kali kita bermain bersama sambil call.Kalau kamu tidak nyaman bersuara, kamu bisa membalasnya dengan mengetik percakapan atau sekedar ingin bertanya di chat pribadi. Salam kenal ya!"

PakkunWolf

Maa.... Kalau begitu panggil aku Kakashi. Salam kenal juga Naru-chan. Aku harap kita bisa berteman. Terima kasih sudah mengerti keadaanku yang tidak mau mengeluarkan suara.

Naruto melirik balasan Pakkun dengan senyuman.

"Waahh apakah itu nama aslimu? Ngomong-ngomong Naru juga nama asliku lohh. Aku juga berharap kita bisa berteman dan bermain bersama, tidak hari ini saja. Kemudian jangan berterima kasih denganku, itu hakmu mau berbicara atau tidak di voice. Harusnya aku yang berterima kasih padamu karena ingin membantuku, lohh." Ucap Naruto dengan nada senang, tangan kanannya memegang mouse dan mengklik icon karakter. Dia ingin melihat berapa banyak drop item yang harus dikumpulkan. Ketika sudah menghitung, dia melirik balasan dari Pakkun.

PakkunWolf

Yahh itu nama asliku. Aku sedang tidak ada pekerjaan sehingga bisa membantumu. Mungkin kita bisa bermain bersama jika kamu mengajak terlebih dahulu dan mengatur jadwalnya. Ngomong-ngomong aku sudah login, tolong diterima.

"Bagus kalau begitu. Nanti aku akan mengajakmu dan membuat tanggal dan waktu supaya kita bisa bermain bersama. Whoaaa apakah name InuKa adalah milikmu? Kalau begitu aku menerimanya. Kamu bisa bermain sampai jam berapa? Mungkin selain mengalahkan Frosting Tree, aku juga butuh bantuan buat mengalahkan beberapa bos dunia di Inazuma dan Liyue. Abaikan saja map Inazuma yang masih kosong, aku baru membukanya kemarin."

PakkunWolf

Memangnya kamu butuh buat siapa saja dan butuh berapa banyak?

"Aku butuh buat Chongyun 1, Kazuha 3, Kokomi 2, dan Zhongli 1."

PakkunWolf

Kalau begitu aku bisa setengah jam saja. Mari kita mulai dari Frosting Tree dulu baru ke Geo Hypotasis terus buka teleport Waypoint di Inazuma, khususnya yang dekat dengan bos dunia.

"Okay, Kakashi. Terima kasih banyak."

Setelah mengatakannya, dia melirik karakter yang digunakan oleh Kakashi. Kalau tidak salah dia menggunakan Hu Tao dan Bennett. Saat dia sampai di lokasi Frosting Tree, Kakashi sudah mengalahkannya. Naruto tersedak melihat perbedaan kekuatan AR kecil dan AR tinggi.

"Wow perbedaannya sungguh menakjubkan. Kalau karakter kita mau kuat, gimana caranya?

Naruto bertanya dengan nada bingung, masih tidak mengerti sistem yang ada di Genshin Impact. Kemudian Kakashi menjelaskannya dengan sabar diiringi pertanyaan Naruto yang masih bingung.

"Kau benar-benar hebat Kakashi. Sekarang aku mengerti sedikit. Jadi aku harus menggunakan artifact acak dulu untuk ar kecil yah? Baru setelah ar 45 bisa berburu, tapi aku tidak tahu gimana caranya naikin AR dan level dunia. Sebenarnya akun ini merupakan akun pemberian dari saudaraku seminggu yang lalu dan aku baru sempat memainkannya."

PakkunWolf

Apakah kamu melihat Quest adventure Rank Ascension? Terus EXP yang kamu dapatkan sudah berapa? Kalau kamu bingung, lihat bar hijau di profilmu.

"Hmm... Sudah 350k EXP. Wow banyak sekali. Ngomong-ngomong aku melihat questnya, apakah aku harus mengerjakannya?"

Naruto melirik balasan dari Kakashi, walaupun dia tidak tahu bagaimana caranya mengalahkan musuh yang dijelaskan oleh Kakashi, mungkin dia bisa memainkannya secara asal. Jika terus mati, dia bisa meminta saudaranya untuk melakukan quest ini.

"Hmm kau bertanya kepadaku mengapa saudaraku tidak melakukan quest ini? Aku tidak tahu tetapi aku pikir dia hanya malas untuk menyelesaikannya. Kalau tidak salah dia punya 4 akun Genshin Impact dengan ar tinggi. Karena tidak bisa mengurus akun ini, dia memberikannya kepadaku."

Naruto fokus mengikuti karakter Kakashi dari belakang, sekarang mereka akan mengalahkan GEO Hypotasis untuk mendapatkan drop item Zhongli. Sebelum melawannya, dia mengganti karakternya dengan Chongyun. Karena hanya dialah karakter kuat yang dia miliki saat ini.

Mereka bermain bersama tanpa kecanggungan selama setengah jam. Tidak terasa waktu telah berlalu, Naruto melirik karakternya yang sudah naik level, membuka map Genshin dan menggeser ke bawah dimana Inazuma berada. Hampir semuanya terbuka kecuali Seirai Island dan Tsurumi Island, kata Kakashi harus menyelesaikan misi dulu baru bisa terbuka.

Naruto mencoba mengingatkan Kakashi bahwa dia sudah tidak bisa bermain dengannya lagi. Dia tidak mengusirnya, karena Kakashi sendiri yang memberi tahu hanya bisa setengah jam untuk bermain. Naruto takut Kakashi akan melewati sesuatu karena asik bermain dengannya.

"Hei Kakashi. Sudah setengah jam berlalu, apakah kamu tidak berhenti bermain?"

Naruto menatap layar dimana karakter Yelan berhenti. Dia juga melirik chat pribadinya dengan Kakashi dan sedang mengetik untuk membalasnya.

PakkunWolf

Maa... aku hampir lupa waktu. Ternyata seru bermain denganmu, yah. Sayangnya aku harus berhenti sampai sini, sekretarisku sudah marah-marah dari tadi.

"Aku juga senang bermain denganmu. Terima kasih banyak Kakashi!"

Berkat bantuan Kakashi, dia bisa menyelesaikan semuanya. Dia mendapatkan bahan menaikan level dan membuka waypoint yang ada di Inazuma.

PakkunWolf

Sebelum aku log outdan tidak mengirimkan chat lagi, aku ingin bertanya. Apakah kau memiliki akun youtube Kurama_Jinchuuriki? Karena suaramu terdengar familiar untukku.

"Wahhh apakah kamu penggemarku, Kakashi. Untuk jawabannya, itu adalah akunku, selain live streaming dan memasukkan video di Youtube, aku juga aktif di TikTok atau Twitch. Member inti dari KonohaNightsudah tahu tentangku, karena aku sering bermain dengan mereka sambil live streaming." Suara menggoda keluar dari mulut Naruto. Dia hanya bercanda dan ingin melihat reaksi teman onlinenya. Dia percaya Kakashi tidak akan menyebar informasinya karena member di KonohaNight sangat menghargai privasi.

PakkunWolf

Aku bukan penggemarmu, cantik. Aku hanya menikmati menonton videomu yang menghiburku di saat stress melandaku.

Naruto melirik jawabannya dan tersipu. Tidak pernah melihat secara langsung orang-orang yang terhibur dengan gameplay videonya. Dia tahu orang-orang banyak menonton live streamingnya, tetapi tidak pernah menduga bahwa banyak orang-orang terhibur disaat melewati hari-hari sulit.

"Aduh... Aku jadi malu hehehehe... Terima kasih sudah menonton videoku, Kakashi. Aku senang bisa menghiburmu lhoo."

PakkunWolf

Kalau begitu aku harus offline dulu. Terima kasih Naru-chan, aku sangat senang bermain denganmu.

"Jaa nee,Kakashi."

Dengan begitu InuKa keluar dari world-nya dan Voice call sudah di akhiri oleh Kakashi. Perasaan Naruto menjadi bahagia, mendapatkan teman baru yang baik membuatnya senang. Mungkin Naruto bisa mengajak Kakashi untuk live streaming main game yang dia kuasai. Apakah Kakashi main game moba? Atau main game tembak? Yahh itu bisa diatur nanti, yang penting bertanya dulu.

Kakashi POV

"Jadi... Kamu sudah bermain bersama calon tunanganmu?" Suara pria yang berat terdengar, membuat Kakashi mendongakkan kepalanya.

Kakashi mendengus melihat ayahnya masuk dengan seringai menyebalkan di wajahnya. Dia cukup tau wajah menggoda yang ditampilkan di wajah jelek ayahnya.

"Informasi yang kamu bagikan cukup berguna, ayah."

"Dari wajahmu yang tersenyum seperti orang bodoh, aku tahu kamu puas dengan calon tunanganmu, Kakashi."

"Aku masih heran mengapa ayah bisa menjodohkanku dengan keluarga yang masih memiliki darah bangsawan inggris?" Kakashi membaca file berisi informasi calon tunangannya dengan teliti. informasinya cukup lewat, mulai dari akun media sosial, pohon keluarga, sampai ukuran baju dan sepatu. Entah mengapa Kakashi agak merinding membacanya, bagaimana ayahnya bisa mendapatkan informasi ini. Mungkinkah informasi ini dari calon ayah mertua? Kalau benar, dia cukup lega mengetahui ayahnya bukan orang mesum.

"Yah... Kau tahu, ayahnya adalah sahabatku. Dia adalah mahasiswa pertukaran yang akhirnya jatuh cinta dengan orang Jepang. Keluarga Uzumaki juga terkenal disini karena mereka kaya raya. Istri sahabatku sudah meributkan ingin memiliki cucu, dan sahabatku takut anaknya yang cantik mendapatkan calon suami yang tidak baik sehingga dia bertanya kepadaku apakah anakmu mempunyai pasangan. Aku bilang tidak dan kami sepakat menjodohkan kalian."

Sakumo —ayah Kakashi— tersenyum lebar melihat wajah datar anaknya. Sebelum Kakashi menyadari Sakumo masuk ke dalam, dia sempat mendengar suara manis di laptop Kakashi. Sakumo juga melihat senyum santai yang tidak pernah dilihat lagi olehnya sehingga membuatnya lega melihay keputusannya dianggap benar.

"Apakah Naru tahu?"

"Aku rasa orang tuanya belum memberitahu. Ngomong-ngomong kita akan bertemu dengan mereka pada minggu ini di hari sabtu."

"Kalau begitu aku sangat menantikannya." Kakashi menyeringai sembari mengelus foto Naruto yang sedang tersenyum.

How lucky I am to have you. - Chapter 1 - Deeetznoets (2024)

References

Top Articles
Latest Posts
Article information

Author: Virgilio Hermann JD

Last Updated:

Views: 5840

Rating: 4 / 5 (61 voted)

Reviews: 92% of readers found this page helpful

Author information

Name: Virgilio Hermann JD

Birthday: 1997-12-21

Address: 6946 Schoen Cove, Sipesshire, MO 55944

Phone: +3763365785260

Job: Accounting Engineer

Hobby: Web surfing, Rafting, Dowsing, Stand-up comedy, Ghost hunting, Swimming, Amateur radio

Introduction: My name is Virgilio Hermann JD, I am a fine, gifted, beautiful, encouraging, kind, talented, zealous person who loves writing and wants to share my knowledge and understanding with you.